0813 3082 4577
0813 3082 4577
+6281330824577

Cara Kerja Obat Aborsi Cytotec Untuk Menggugurkan Kandungan

Senin, April 17th 2017. | CARA ABORSI

Kini banyak sekali obat aborsi atau menggugurkan kandungan yang beredar di masyarakat. Penggunaannya pun tanpa resep dokter seperti Obat Cytotec misalnya. Obat yang khusus digunakan untuk aborsi kehamilan di bawah umur 9 minggu ini akan menyebabkan kontraksi rahim pada ibu hamil yang menggunakannya. Sehingga rahim akan dipaksa untuk menggugurkan kandungan secara paksa.
Obat aborsi semacam ini juga hanya boleh digunakan untuk wanita hamil yang sehat dan tidak memiliki penyakit besar dan tidak juga dibutuhkan perawatan medis. Pada penyakit tertentu seperti anemia berat akan mengakibatkan pendarahan yang cukup hebat dan berbahaya bagi kondisi tubuh wanita tersebut. Penggunaan obat aborsi memang dilarang di Indonesia, tapi karena kebutuhan mendesak para wanita yang hamil di luar nikah sehingga banyak sekali permintaan menggugurkan kandungan.

jual obat aborsi
Cara ini cenderung lebih aman dibandingkan dengan memukul-mukul kandungan atau menjatuhkan diri dengan benturan keras agar janin keluar.

Cara kerja obat aborsi sepertiĀ  obat cytotec setelah digunakan diantaranya adalah :

1.Merasakan kram yang menyakitkan
Setelah mengkonsumsi obat aborsi, pertama kali yang akan dirasakan adalah kram di perut yang cukup menyakitkan. Seolah-olah perut merasa beku dan kaku. Anda tidak perlu khawatir karena ini adalah bagian dari kerja obat aborsi.

2.Keluarnya darah dari vagina yang lebih banyak
Jika menstruasi anda akan merasakan darah kotor keluar dari vagina, nah ketika aborsi ini juga demikian tapi darahnya berwarna merah dan lebih banyak dari darah menstruasi.

3.Rasa mual yang hebat dan muntah
Setelah darah keluar banyak maka akan terasa mual yang hebat, lalu tanpa disadari anda akan muntah. Ini adalah bentuk respon tubuh menolak obat aborsi masuk ke dalam tubuh. Pada akhirnya rahim akan terus terangsang untuk menghancurkan janin dan mengeluarkannya dengan paksa. Proses ini memakan waktu beberapa jam.

4.Diare
Setelah ini mungkin anda akan berkali-kali ke kamar mandi karena perut seolah terasa seperti diare dan keluar banyak cairan dari anus. Seperti diare tapi yang keluar tidak semuanya berupa kotoran, ada cairan-cairan bening yang juga ikut keluar.

5.Kontraksi rahim
Setelah itu akan terasa kontraksi rahim yang amat hebat dan tubuh meraskan demam atau rasa yang kurang enak badan. Kondisi ini bisa dikatakan janin sedang hancur dan lambat-laun akan luruh semua.

6.Janin hancur dan keluar melalui jalur menstruasi
Setelah janin hancur maka akan dipaksa keluar melalui jalur menstruasi. Potongan janin bisa terlihat bisa tidak tergantung dari usia janin tersebut. Jika semakin tua maka ukuran janin pun akan semakin besar.

Obat cytotec dan obat aborsi semacamnya hanya memberikan kemungkinan berhasil 90%, ulangi lagi jika tidak ada efek sama sekali. Hentikan penggunaan jika pendarahan hebat terjadi dan tidak kunjung selesai. Hubungi dokter atau bawa ke rumah sakit jika pendarahan ini dirasa berbahaya dan mengancam nyawa ibu hamil.
Ingat, percobaan aborsi ini tidak bisa dilakukan main-main. Karena jika ini dilakukan dan hasilnya tidak berhasil, kemudian membiarkan janin lahir maka hal terbesar yang mungkin terjadi adalah cacat permanen dari lahir. Anda akan mendapati anak yang cacat sejak lahir.

Khusus untuk usia kehamilan lebih dari 12 minggu atau 48 hari dihitung dari hari pertama menstruasi terakhir ini tidak boleh menggunakan obat aborsi. Meskipun bisa saja berhasil, tapi faktor risiko yang akan dirasakan bisa terjadi lebih tinggi atau sangat tinggi. Risikonya bisa terjadi komplikasi serius, pendarahan berat hingga nyeri dan hal lain yang mungkin tidak terduga.

tags: , , , , ,

Artikel lain Cara Kerja Obat Aborsi Cytotec Untuk Menggugurkan Kandungan