Obat Aborsi

Jual Obat Aborsi Penggugur Kandungan

Cara Menghitung Telat Haid

Sebagian besar wanita pernah mengalami haid atau menstruasi yang terjadi karena tidak adanya pembuahan pada sel telur (ovum). Sebaliknya, bila terjadi pembuahan maka sel telur dan sperma yang melebur menjadi satu akan tumbuh menjadi janin. Sering kali ibu tidak mengetahui cara menghitung telat haid secara pasti sehingga tidak mengetahui pula berapa umur dari janin tersebut. Perhitungan tersebut berdasarkan pada perhitungan telat datang bulan namun jarang para calon orang tua mengetahui cara tersebut.

Biasanya dengan kondisi kesehatan yang normal seorang wanita akan mengalami kehamilan bila sudah terlambat 1 minggu atau lebih. Dari waktu tersebut, akan muncul beberapa gejala yang tidak biasa seperti : payudara menjadi lebih besar, mudah mual bila menghirup bau menyengat, mudah lelah, dan perubahan nafsu makan. Segeralah melakukan kepastian dengan menggunakan test pack atau periksa langsung ke dokter atau bidan.

Sampai dengan saat ini cara menghitung keterlambatan datang bulan sangat mengandalkan hasil pemeriksaan dokter maupun bidan. Perhitungan telat haid para ahli biasanya dibantu dengan pemindaian menggunakan USG. Perhitungan dilakukan berdasarkan bentuk dan perkembangan dari janin, misal mengukur diameter, tengkorak, jantung, ginjal, dan panjang janin. Meskipun pemeriksaan pada dokter atau bidan dianjurkan, tetapi tidak ada salahnya Anda dan suami mengetahui caranya sehingga Anda akan lebih memahami pertumbuhan dari buah hati.

Diketahui terdapat cara menghitung telat haid yang bisa dilakukan secara manual oleh para calon ibu dan ayah. Berikut ulasannya:

Metode Hari Pertama Haid Terakhir (HPHT)
Dalam melakukan metode ini sebaiknya Anda mengingat terlebih dahulu tanggal berapa hari pertama dari haid sebelum hamil. Tanggal itulah yang disebut sebagai hari pertama haid terakhir. Memang biasanya Anda tidak mudah langsung merasakan kehamilan, dengan metode ini terlambat datang bulan akan lebih mudah dihitung. Begitu selesai melakukan tes menggunakan test pack segeralah ingat tanggal hari pertama terakhir tersebut.

Metode HPHT itu bisanya digunakan pada ibu dengan siklus haid teratur, yaitu dengan jarak 20-30 hari. Perhitungan ini memperkirakan terjadinya konsepsi pada hari ke 14 dalam siklus datang bulan. Metode ini memiliki keakurasian kurang lebih 2 minggu namun sering kali menghasilkan umur kehamilan tua.

Adanya HPHT akan mempermudah perhitungan dengan rumus Naegele. Caranya adalah dengan HPL (Hari Perkiraan Lahir) = Tanggal hari pertama haid terakhir ditambahkan 7, bulan dikurangi 3, dan tahun ditambahkan 1. Namun bila bulan tidak bisa dikurangkan dengan angka 3 maka tambahkan dengan angka 9 dengan catatan tidak menambahkan tahun. Rumus tersebut berlaku pada wanita dengan siklus menstruasi normal (28 hari). Sedangkan untuk yang tidak memiliki siklus tersebut, HPL = Tanggal hari pertama haid terakhir ditambahkan 280 hari.

Kalkulator kehamilan
Sering kali banyak orang yang kebingungan dengan perhitungan manual. Namun Anda tidak perlu khawatir, Anda bisa menggunakan kalkulator kehamilan. Kalkulator tersebut sudah banyak berada di dunia online, Anda bahkan hanya cukup memasukan HPHT Anda.

Gerakan janin
Janin mulai bisa bergerak begitu memasuki minggu ke 19 atau 21 (anak pertama) dan minggu ke 17 atau 19 (anak kedua dan seterusnya). Sang ibu juga diminta untuk mengingat kapan si janin sudah mulai bergerak dengan begitu perkiraan umurnya lebih mudah untuk diketahui.

Tinggi fundus uteri
Pemeriksaan akan tinggi dari fundus uteri juga bisa digunakan untuk mengetahui umur dari janin. Namun sebaiknya Anda melakukanya dengan dokter atau bidan yang lebih memahaminya. Mereka akan melakukan palpasi atau perabaan fundus uteri. Acuan yang digunakan adalah bila:

1/3 dari atas simpisis           = 12 minggu

pusat simpisis                       = 16 minggu

2/3 di atas simpisis              = 20 minggu

pusat                                      = 24 minggu

1/3 di atas pusat                   = 28 minggu

pusat-prosessus xifoideus  = 34 minggu

prosessus xifoideus             = 36 minggu

2 jari bawah prosessus xifoideus = 40 minggu

USG (ultrasonografi)
Umur kehamilan juga bisa dilakukan dengan menggunakan alat USG. Anda bukan hanya mendapatkan usia kehamilan dengan alat ini, Anda bisa melihat juga perkembangan janin. USG memastikan usia berdasarkan diameter kantong kehamilan (6-12 minggu), jarak kepala ke bagian pantat (7-14 minggu), dan diameter kepala (12 minggu).

Demikian berbagai cara menghitung telat haid sehingga anda bisa menentukan perkiraan umur janin dan berapa tanggal perkiraan kelahiran. Semoga bermanfaat.

Share
Apotik Jual Obat Aborsi Cytotec Asli Resep Dokter © 2017 Jual Obat Aborsi